;

Business Dialogue “Road to Indonesia as Partner Country of INNOPROM 2026” Digelar di Pontianak

BERITA (03-12-2025)

Pontianak, 1 Desember 2025 — Kementerian Perindustrian RI menyelenggarakan Business Dialogue: Road to Indonesia as Partner Country of INNOPROM 2026, sebuah forum strategis dalam rangka mempersiapkan partisipasi Indonesia sebagai Partner Country INNOPROM 2026, pameran industri berskala internasional yang akan digelar di Rusia.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BSPJI Pontianak, Ahmad Nashoruddin Muammar, yang menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah memperkuat kesiapan nasional, membuka peluang kerja sama industri, serta mendorong daya saing produk Indonesia di pasar global. Beliau juga menyampaikan bahwa BSPJI Pontianak siap mendukung peningkatan kompetensi industri daerah melalui layanan standardisasi, pengujian, sertifikasi, dan teknologi industri.

Pada sesi pertama yang berlangsung pukul 09.45 – 12.00 WIB, para narasumber memaparkan tiga topik strategis:

  1. Potensi Kerjasama Indonesia – Eurasia (CIS)
    Disampaikan oleh Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional, Kemenko Perekonomian, yang menjelaskan peluang penguatan hubungan dagang dan industri antara Indonesia dan negara-negara CIS melalui platform INNOPROM.

  2. Potensi Pelaku Industri Daerah dalam Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026
    Disampaikan oleh Kadis Perindag Provinsi Kalimantan Barat, dengan penekanan pada kesiapan industri lokal serta peluang promosi produk unggulan daerah di level internasional.

  3. Potensi Akses Pasar ke Indonesia – Eurasia (CIS)
    Dipaparkan oleh Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Kemendag, yang menyoroti prospek peningkatan ekspor dan strategi penetrasi pasar ke wilayah CIS.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Ishoma pada pukul 12.00 – 13.30 WIB

Sesi kedua yang berlangsung pukul 13.30 – 16.10 WIB menghadirkan tiga topik penting:

  1. Potensi dan Tantangan Kerjasama Indonesia – Rusia
    Disampaikan oleh perwakilan KBRI untuk Rusia dan Belarus, yang membahas dinamika hubungan bilateral dan kesiapan Indonesia sebagai negara mitra resmi pada INNOPROM 2026.

  2. Peluang Investasi Kawasan Industri di Daerah
    Dipresentasikan oleh Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri, yang menguraikan berbagai peluang penanaman modal dan kesiapan kawasan industri untuk mendukung pertumbuhan investasi.

  3. Partisipasi Indonesia pada INNOPROM 2026
    Dipaparkan oleh Direktur ASDIPI, yang memberikan gambaran teknis dan strategis mengenai rencana keikutsertaan Indonesia sebagai Partner Country dalam pameran tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh pelaku industri, instansi pemerintah, asosiasi, hingga akademisi, yang secara aktif berpartisipasi dalam diskusi dan bertukar gagasan. Melalui dialog ini, diharapkan terbangun keselarasan strategi antara pusat dan daerah dalam menyukseskan kehadiran Indonesia pada INNOPROM 2026, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global.